Pentingnya Membangun Mental Entrepreneur

Pentingnya Membangun Mental Entrepreneur

Pentingnya Membangun Mental Entrepreneur

BERSAMA APJI Membangun Mental Entrepreneur.

Pasindo News, Depok

Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) adalah Organisasi Independen dan Non-partisan yang menaungi para Pengusaha dan Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Boga, seperti Katering, Restoran, Kafe, Bakery, Produsen Bumbu Dapur, Frozen Food, produk UMKM dan juga bahan baku penunjang masakan. Berdiri sejak tahun 1984, APJI memiliki Visi Bersatu membangun kapasitas Organisasi untuk meningkatkan kapabilitas Anggotanya, serta menjadi Asosiasi terdepan yang mendukung dan memajukan Industri Jasa Boga Indonesia dengan standar kualitas Internasional, Sinergi, Inovasi, dan Berkelanjutan.

img-1741850999.jpg

Arsyam Dwi - Ketua Umum DPC APJI Kota Depok (Ki), Tahsya Megananda Yukki (Te) - Ketua Umum DPP APJI, Ocha Cahya N. - Ketua Umum DPD APJI Jawa Barat, Pengurus DPP APJI dan DPD APJI Jawa Barat


Hingga Tahun 2024, APJI telah memiliki Anggota sebanyak lebih dari 4.000 Anggota atau 26 Dewan Pimpinan Daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. APJI juga merupakan Anggota Luar Biasa KADIN Indonesia. 

Dengan Moto “Kompeten dan Tangguh dalam Usaha” APJI berkomitmen memberikan kontribusi pada dunia Jasa Boga Indonesia, melalui peningkatan Inovasi dan Kualitas Pelayanan bagi para pelaku Usaha Katering, pelestarian Kuliner Tradisional melalui Festival dan mengadakan berbagai Kegiatan untuk Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui APJI Mart.


Menurut Ketua Umum APJI Kota Depok Bpk. Arsyam Dwi, Saat ditemui dilokasi kegiatannya, menyampaikan saat ini penting sekali untuk meingkatkan pemberdayaan masyarakat, untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera dimulai dari peningkatan ekonomi keluarga.  

img-1741849276.jpgKetua Umum DPC APJI Kota Depok, Bersama Ketua Umum DPP APJI dan Ketua Umum DPD DKI 

Menurut Arsyam Dwi, sebagai syarat untuk menjadi negara maju ialah jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 4% dari rasio penduduknya. Sementara di Indonesia, pelaku entrepreneur baru 3,1% sehingga perlu diadakan percepatan dan kemudahan agar pelaku ekonomi Indonesia bisa meningkat jauh.

Kunci utamanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif dan berkualitas dalam kewirausahaan, sebagai wirausaha yang perlu diprakasai adalah sikap mental sebagai seorang pengusaha. mental entrepreneur merujuk pada suatu pola pikir yang memberikan pengaruh dalam proses tingkah laku seseorang dalam menciptakan sesuatu yang positif, yang sangat bernilai dan berguna, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. 

img-1741849417.jpgKetua Umum APJI  Kota Depok Memberikan Pembekalan Basic Mentality Entrepreneur di Balatkop Kota Depok

Membangun Mental Entrepreneur Menurut Ahli Ekonomi

Pentingnya memberikan pemahaman membangun mental entrepreneur adalah proses membentuk kebiasaan atau pola pikir yang dapat membawa perubahan, ide-ide dan inovasi-inovasi baru, yang mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar. Karakter inilah yang menjadi fondasi bagi kecerdasan dan pengetahuan (brains and learning) seorang wirausaha.

Napoleon Hill dalam buku yang berjudul Think and grow Rich “Berpikir dan Menjadi Kaya” merupakan hasil dari 20 tahun penelitian dan wawancara lebih dari 500 orang-orang tersukses di bidang entrepreneur hingga di berbagai macam disiplin ilmu, diantaranya adalah Alexander Graham Bell, Woodrow Wilson, dan Thomas Alfa Edison.

Dari hasil kajiannya Napoleon Hill (2016) memformulasikan beberapa point penting dalam membentuk mentalitas entrepreneur diantaranya adalah, seorang entrepreneur memiliki hasrat atau keinginan dalam dirinya, kepercayaan atau keyakinan pada diri sendiri, usaha yang pantang menyerah, membuat perencanaan, bertindak, memiliki spesialisasi, imajinatif, rencana, melakukan langkah besar, memberdayakan pikiran bawah sadar dan indera keenam (IGA Adi;2019).

Selanjutnya konsep membangun mental entrepreneur agar siap menghadapi tantangan dan peluang revolusi industry 4.0 adalah memiliki intergritas 4 pilar manajemen bisnis ala Rasulullah yaitu Shidq (jujur), Amanah (bertanggung jawab), Tabligh (komunikasi yang efektif), dan Fathanah (profesional, kreatif dan inovatif). Alhasil, Jika seorang muslim ingin menjadi entrepreneur yang sukses maka harus meniru sifat-sifat nabi tersebut.

Berbicara masalah entrepreneurship tidak lepas dari mental entrepreneur, karena untuk menjadi seorang entrepreneur sukses haruslah memiliki mental yang kuat. Untuk itu perlu bagi kita untuk membentuk dan membangun mental agar menjadi seorang entrepreneur sejati. Tak cukup hanya kesiapan diri saja, mental seorang entrepeuner atau pengusaha harus juga diaplikasikan dalam dunia bisnis. Selain itu juga, terdapat beberapa hal yang harus kita pelajari dalam membangun mental entrepeuner, seperti diantaranya adalah :

1.Selalu Berpikir Positif

Selalu berpikir positif akan menimbulkan semangat untuk mencapai kesuksesaan dalam menjalankan sebuah usaha. Kita harus selalu percaya bahwa usaha yang akan dijalankan bisa berjalan dengan baik dan bisa menampung kesuksesan serta keuntungan. Karena seorang entrepreneur yang tidak memiliki pikiran positif terhadap usahanya, maka dia tidak akan pernah berhasil.

2. Pantang Menyerah

Dalam setiap kegagalan yang dialami dalam mecapai kesuksesan, entrepreneur yang baik tentu tidak akan pernah menyerah dan bahkan bisa mengubah kegagalan tersebut menjadi sebuah koreksi atas kesalahan.

3.Kreatif dan Pandai Membaca Situasi.

Dengan inovasi, kreatif dan pandai membaca situasi, akan mendapatkan sebuah hasil yang baik dalam usahanya.

4.Senang Menghadapi Tantangan.

Dengan berpikir bahwa tantangan merupakan sebuah kesenangan, seorang entrepreneur akan merasa adiktif atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam mencapai tujuannya.

5.Sukses Bukanlah Tujuan.

Bagi entrepeuner sejati kesuksesan bukanlah sebuah tujuan, justru pencapaian tujuan adalah sebuah kesuksesan untuk mereka. Karena itu, tidak ada ukuran pasti seseorang mencapai kesuksesan, kecuali telah mencapai tujuannya.

6. Siap dalam Menghadapi Ketidakpastian.

Seorang entrepeuner haruslah mampu mempersiapkan mental supaya siap dengan segala ketidakpastian yang mungkin terjadi dan juga memiliki banyak rencana, sehingga kita bisa menjalankan plan berikutnya jika terjadi kegagalan dalam mencapai usaha.

7. Berani Mengambil Risiko.

Risiko yang sepatutnya diambil dalam bisnis adalah risiko yang terukur (calculated risk ) yaitu risiko yang sudah diperhitungkan dengan matang. Dalam hal ini setiap entrepreneur dituntut untuk mempunyai kemampuan teknis dalam memperkirakan risiko, Seorang entrepeuner juga dituntut untuk mempunyai nyali untuk berani mengambil risiko yang telah diperhitungkan.

8. Mental Pekerja Keras.

Setiap entrepreneur harus memiliki sikap tekun dan sabar, karena dalam merintis usaha baru, seringkali beberapa hal berjalan tidak sesuai dengan harapan. Bahkan terkadang membutuhkan kasabaran dan ketekunan yang luar biasa besar, Sehingga bekerja lebih keras menjadi sebuah keharusan yang tidak bisa dihindari dalam memulai usaha baru tersebut. Selain itu kita juga harus bisa bekerja secara cerdas dalam menjalankan suatu bisnis, agar usaha tersebut bisa berjalan dengan baik dan mampu berkembang.

Apakah Anda tetap konsisten dalam menjalani usaha Anda hingga semakin berkembang?

Selain membutuhkan tips membangun bisnis yang menguntungkan, tips tentang mental Entrepreneur yang kuat dan tahan banting serta tidak gampang menyerah pun menjadi hal yang diperlukan guna menjadikan bisnis Anda mengalami progres. Ada beberapa hal tentang mental entrepreneur yang akan dibahas yang dibutuhkan untuk membangun bisnis Anda menjadi sukses.

img-1741849682.jpgJajaran Pengurus DPC APJI Kota Depok 2025-2030

Apakah Anda sudah siap menjadi Entrepreneur Tangguh dan Unggul ?

Arsyam Dwi, bersama Pengurus APJI DPC Kota Depok menyampaikan pesan bahwa "Kami APJI Kota Depok, dengan senang hati akan terus berupaya mendorong masyarakat untuk meningkatkan mentalitas calon wirausaha dan meningkatkan kualitas SDM di Kota Depok dengan berbagai Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM dimulai dari Pelatihan mental wirausaha. Semoga Masyarakat Kota Depok semakin meningkat perekonomiannya, kedepanya". tutup pesan diakhir diskusi dengan tim Pasindo News. 


Tim Pasindo News/Riza

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar